JURNAL REFLEKSI MODUL 3.2 PEMIMPIN DALAM PENGELOLAHAN SUMBER DAYA
JURNAL SEGITIGA REFLEKSI MODUL 3.2
OLEH >SITI KHOFIFAH S. Pd., M.Pd, PUBLIKASI 7 MARET 2023
Setelah pembelajaran modul ini, saya
akhirnya memahami bahwa pemimpin dalam pengelolahan sumber daya meliputi 7 modal/sumber
daya harus dipandang sebagai suatu aset/kekuatan yang dimiliki oleh sekolah yang
dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran yang berpihak pada murid. Sekolah yang memandang semua sumber daya yang
dimiliki sebagai suatu kekuatan dan aset, maka sekolah ini tidak akan berfokus
pada kekurangan tapi berupaya pada pemanfaatan kekuatan dan aset yang dimiliki,
yang akan melahirkan optimistik ke arah lebih baik. 7 modal sumber daya sebagai kekuatan meliputi modal manusia, modal sosial, modal fisik,
modal lingkungan/alam, modal finansial, modal politik, dan modal agama dan
budaya. Sekolah wajib membangun ekosistem yang sehat dan resilien yang
mampu merangsang pertumbuhan dan perkembangan murid sehingga akan tercipta
generasi dengan profil Pelajar Pancasila.
Karakteristik komunitas yang sehat dan resilien meliputi mempraktikkan dialog berkelanjutan
dan partisipasi anggota masyarakat, menumbuhkan komitmen terhadap tempat,
membangun koneksi dan kolaborasi, mengenal dirinya sendiri dan membangun aset
yang ada, membentuk masa depannya, bertindak dengan obsesi ide dan peluang,
merangkul perubahan dan bertanggung jawab, dan menghasilkan kepemimpinan.
Perasaan saya setelah mengikuti
pembelajaran modul ini adalah saya merasa sebagai orang yang sangat beruntung
dapat mempelajari modul ini. Saya senang dan bersyukur sekali karena dapat
pemgetahuan baru tentang pemimpin dalam
pengelolahan sumber daya. Saya bisa bekerja sama secara kolaboratif dengan
teman sejawat baik Guru dan tenaga
kependidikan untuk mengidentifikasi 7 aset /modal yang ada di sekolah.
Setelah melakukan pembelajaran modul
3.2 ini, target saya berikutnya adalah ketika saya terlibat dalam suatu
pengelolahan salah satu aset yang ada di sekolah atau kelak ketika saya sebagai pemimpin harus mampu mengelolah 7
sumber daya dengan tepat, akuntabilitas dan tansparasi dan berpihak pada murid,
yang harus dipandang sebagai suatu kekuatan dan aset bukan sebagai suatu
kekurangan. Pembelajaran yang berpihak pada murid diwujudkan dalam kegiatan PBM
yang memerdekakan murid dengan
pembelajaran berdeferensiasi meliputi kegiatan intrakurikuler, kokurikuler,
ekstrakurikuler dan kegiatan keagamaan. Saya juga mampu menciptakan lingkungan
positif di sekolah dengan budaya positif, kolaboratif, sharing, saling interaksi antara faktor biotik (unsur yang
hidup) dan abiotik (unsur yang tidak hidup).sehingga mampu menciptakan hubungan
yang selaras dan harmonis dan akhirnya akan tercipta pembelajaran yang berkualitas dengan
memanfaatkan aset yang ada di sekolah. Sehingga mampu melahirkan generasi
penerus bangsa dengan profil pelajar
pancasila yang mampu mengelolah sumber daya alam di daerahnya maupun di negara
kita
Setelah pembelajaran modul ini, saya akhirnnya mampu menguasai
materi pemimpin dalam pengelolahan sumber daya yang melibatkan 7 macam aset
sumber daya yang ada di sekolah
dimana tempat saya mengajar. Saya akihrnya mampu mengidentifikasi aset yang ada di
sekolah secara detail dengan melibatkan
berbagai pihak yang terlibat sesuai bidang tugasnya. Saya juga mampu memanfaatkan sumber daya yang ada untuk menciptakan
pembelajaran yang berkualitas. Saya yakin dengan modal manusia berkualitan didukung dengan terjadinya
kolaboratif, kerjasama dalam modal sosial, modal fisik disertai modal lingkungan/alam dengan modal politik yang berpihak pada murid
terkait segala program/kegiatan yang
terjadi diputuskan dengan bijaksana melalui dialog, sharing, dengan
pengelolahan modal finansial yang akuntabilitas dan transparasi maka akan
tercipta pembelajaran berkualitas yang berpihak pada murid.

Komentar
Posting Komentar