EKSPLORASI KONSEP KASUS 5

Oleh: Siti Khofifah S.Pd, M. Pd

KASUS 5

KSE pengambilan keputusan yang bertanggung jawab : Kemampuan untuk mengambil pilihan-pilihan membangun yang berdasar atas kepedulian, kapasitas dalam mempertimbangkan standar-standar etis dan rasa aman, dan untuk mengevaluasi manfaat dan kosekuensi dari bermacam-macam tindakan dan perilaku untuk kesejahteraan psikologis (well-being) diri sendiri, masyarakat dan kelompok.

 

 

Kepala sekolah memiliki kepercayaan besar pada Bapak Eling serta melihat pengalaman yang dimiliki sudah jauh lebih banyak, ia diberi tanggung jawab ekstra dibanding dengan guru-guru yang lain. Itu sebabnya Bapak Eling dipilih untuk menjadi penanggung jawab acara penting sekolah dan menjadi wakil sekolah di forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Sebaliknya,  setelah bekerja selama beberapa tahun di sekolah yang sama, Bapak Eling merasa mulai kewalahan dengan berbagai tanggung jawab tambahan yang harus dijalankan. Awalnya Bapak Eling merasa tugas tambahan tersebut sangat menantang. Meski demikian, sekarang dia tidak merasakannya lagi. Ditambah dirinya merasa akhir-akhir ini, kinerjanya sebagai guru juga semakin menurun. Karena itu, Bapak Eling terpikir untuk menulis surat pengunduran diri.

 

Pertanyaan diskusi.

1.   Apakah situasi yang dihadapi Bapak Eling? Mohon uraikan dengan singkat, padat, dan jelas.

2.   Berdasarkan pemahaman tentang KSE pengambilan keputusan yang bertanggung jawab berlandaskan kesadaran penuh (mindfulness) yang sudah Anda pelajari, bagaimana  Bapak Eling  dapat  merespon situasi tersebut dengan kompetensi tersebut? Jelaskan alasan Anda

JAWAB

1.   Situasi yang dihadapi pak Eling adalah Beban tanggung jawab yang terlalu banyak melebihi kapasitasnya meliputi mengajar, menjadi penanggung jawab acara penting sekolah dan menjadi wakil sekolah di forum MGMP yang awalnya menantang lambat laut  merasa kewalahan dan kinerjanya sebagai guru juga semakin menurun. dan akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri

2.   Pak Eling harusnya mengambil suatu keputusan sejak awal kepada kepala sekolah untuk diberikan pada guru unior karena setiap orang  memiliki kekuatan positif (InKuiry apresiatif) dan membimbing pada guru unior yang terpilih. Sehingga langkah Mengundurkan diri adalah keputusan yang telat dan kurang bijaksana. Hal ini dikarenakan pak eling tidak mengambil pilihan-pilihan membangun yang berdasar atas kepedulian, kapasitas dalam mempertimbangkan standar-standar etis dan rasa aman, dan untuk mengevaluasi manfaat dan kosekuensi dari bermacam-macam tindakan dan perilaku untuk kesejahteraan psikologis (well-being) diri sendiri, masyarakat dan kelompok te


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MODEL PEMBELAJARAN KALENDER BUDEREKTUR

JURNALREFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 3.3 PENGELOLAAN PROGRAM BERDAMPAK POSITIF PADA MURID